Ditlantas Polda Metro Jaya Tambah 10 Titik Baru Penerapan Tilang Elektronik

kawasan tilang elektronik di jakarta ditambah 10 titik baru

Penerapan tilang eletronik menggunakan CCTV atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), rencananya akan ditambahkan titik baru, di kawasan jalan protokol. Kawasan tilang elektronik di Jakarta baru ini akan disebar di sepuluh titik, yang merupakan jalan utama atau jalan protokol yang sering dilalui oleh kendaraan VIP, VVIP dan tamu negara.

10 Titik Baru Penerapan Tilang Elektronik di Jakarta

Sepuluh titik baru tersebut meliputi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO Bundaran Senayan, JPO MRT Polsa Semanggi, JPO depan Kantor Kementrian Pariwisata, JPO MRT depan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi, Flyover Jalan Layang Non-tol Sudirman-Thamrin dan sebaliknya, Simpang Bundaran Patung Kuda, Simpang Lampu Lalu Lintas Sarinah-Bawaslu, Simpang Lalu Lintas Sarinah depan Kafe Starbucks, dan JPO depan Plaza Gajah Mada.

Tidak sembarangan, pemasangan kamera CCTV di sepuluh titik baru ini, juga sudah sesuai dengan peraturan perundangan. Selain itu juga, pemasangan yang dilakukan dilihat dari berbagai aspek yakni aspek sosial dan penegak hukum yang akhirnya memutuskan untuk memasang kamera di 10 titik dengan metode penggunaan kamera yang berbeda.

3 Jenis Kamera Khusus Didatangkan Langsung dari China

Bukan kamera CCTV biasa, penerapan tilang eletronik ini menggunakan tiga kamera khusus yang didatangkan langsung dari China. Tiga kamera khusus ini terdiri dari kamera ANPR, kamera check point, dan speed radar yang memiliki kemampuan dan fungsi berbeda.

Baca Juga: Ingin Mobil Anda Terlindungi ? Pilihlah Asuransi Mobil All Risk

Perbedaan Fungsi Kamera ANPR, Check Point, dan Speed Radar 

Kamera ANPR berfungsi secara otomatis mendeteksi pelanggaran traffic light dan marka jalan. Tidak hanya itu, kamera ini juga bisa mengambil gambar pelat nomor kendaraan yang melanggar untuk disinkronkan di database.

Selanjutnya kamera check point, yakni kamera yang memiliki kemampuan yang hampir sama dengan kamera ANPR. Karena memiliki fitur yang sama dengan ANPR, kamera ini juga bisa mengambil gambar pelanggaran lalu lintas seperti ganjil-genap, pengendara yang tidak menggunakan safety belt, dan penggunaan telepon genggam ketika sedang berkendara. Selain itu, sistem ini juga akan terkoneksi dengan aplikasi analisa situasi lalu lintas.

Nah, untuk kamera speed radar merupakan kamera sensor yang nantinya akan dikoneksikan dengan kamera check point untuk mendeteksi laju kecepatan kendaraan yang melintas secara real time. Sehingga sensor ini secara otomatis akan memberikan signal capture bagi kendaraan yang kecepatannya melebihi batas normal.

Dari sepuluh titik baru pemasangan kamera CCTV untuk penerapan tilang elektronik, berikut daftar pembagian kameranya:

1. Jembatan penyeberangan orang (JPO) MRT Bundaran Senayan: kamera check point

2. JPO MRT Polda Semanggi: kamera check point

3. JPO depan Kementerian Pariwisata: check point

4. Jembatan penyeberangan MRT dekat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia: kamera check point

5. Flyover Jalan Layang Non Tol Sudirman ke Thamrin: kamera check point dan speed radar

6. Flyover Jalan Layang Non Tol Thamrin ke Sudirman: kamera check point dan speed radar

7. Simpang bundaran Patung Kuda: kamera ANPR

8. Simpang TL Sarinah Bawaslu: kamera ANPR

9. Simpang TL Sarinah Starbucks: kamera check point dan speed radar

10. JPO Plaza Gajah Mada: kamera check point dan kamera ANPR

Nah, sudah tahu kan, kawasan mana saja yang menerapkan sistem tilang eletronik di Jakarta ini? Setelah mengetahuinya, diusahakan Anda harus tetap berhati-hati dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang ada ya. Namun, jika Anda masih melanggar, maka tidak perlu bingung bagaimana cara polisi menilang Anda. Karena ada beberapa perbedaan sistem tilang biasa dan e-tilang.

Baca juga: Pengajuan KTA Mandiri Payroll Online

Untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait cara kerja tilang eletronik dan cara pembayarannya, silahkan klik link berikut ini: https://www.cekaja.com/info/nyetir-sambil-main-hp-bakal-ditilang-polisi-ini-cara-kerja-tilang-e-tle-dan-pembayarannya/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *